Pamit

“Every beginning comes from other beginning’s end.”

Entah itu lirik lagu, atau kata bijak, atau kutipan kata-kata seorang yang dekat di hati (halah) yang jelas saya tahu kalimat itu dari seorang teman SMA yang hobi dengerin musik dan nonton film. Anaknya cerdas. Fisikanya jago. Pernah jadi juara kelas, tapi orangnya sederhana cenderung funky. (Iki deskripsi macam apa….T_T) Nah, singkat cerita, si temanku SMA itu akhirnya kuliah di jurusan Teknik Mesin dan sekarang punya usaha onlen. #makinNggakNyambung

Hehehehe…. apa hubungannya kalimat di atas dan sepotong kata ‘pamit’ yang nongkrong di judul catatan ini? Saya hendak pamit, dulur… karena untuk mengawali sesuatu, kita perlu mengakhiri sesuatu lain yang dimulai duluan. Saya memulai blog ini setelah ‘pamit’ dari blog fangirl saya di Tumblr. Sekarang akhirnya Tumblr saya mangkrak lagi, huhu… secara mau fangirling-an kayak jaman geje kuliah dulu, huhu sekarang sudah tidak memungkinkan, Jendral! Pertimbangan kesulitan meninggalkan komen membuat saya membuat blog baru di WP, yang sebenarnya bukan hal yang baru banget karena seingat saya, dulu pernah bikin blog juga di WP, dan kemudian lupa email dan passwordnya. HAHAHAHAAA… nasib blog gratisan ya, jadi menyepelekan hal-hal remeh tapi penting macam demikian. Selain itu, kalau pun ingat, tentunya sudah nggak keren lagi karena proses pendewasaan yang memerlukan waktu… #oposeh sehingga blog jaman enom-enoman itu tentu akan terbaca sangat alay sekarang, walaupun yang sekarang pun masih terngiang masa remaja yang tak berulang… ah, lupakan…

Dan kini…. saya pamit undur diri, dulur sekalian… matchaflavorstory akan pindah rumah yang insya allah akan lebih simpel tapi tetep geje seperti ownernya^^ Semoga di rumah baru nanti, saya bisa belajar jadi pribadi yang lebih sederhana, lebih dewasa dan lebih kaya kosakata untuk bisa mengungkap makna dari kehidupan sehari-hari yang kadang…. yah, tak tahu bagaimana menjelaskannya dalam kata kalau enggak mengalami sendiri, hehe…

Singkat cerita, satu pantun untuk menutup kebersamaan kita malam ini…

ada udang goreng di balik batu

terasi udang memang nomer satu

pastinya segudang salah tutur kataku

hanya sejuta maaf kunanti darimu

Sampai ketemu di rumah baru, dulur! Maaf ngga bisa nyiapkan kopi dan teh nih, namanya juga rumah baru masi berantakan di sana sini… #halah ^_^

Advertisements

4 thoughts on “Pamit

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s